Jual Minuman Keras Dan Melanggar Jam Buka Yang Telah Ditentukan, Kapolda Jateng Minta Restoran Social Kitcen Ditutup

Bakinupdate.com - Desember 25, 2016
Jual Minuman Keras Dan Melanggar Jam Buka Yang Telah Ditentukan, Kapolda Jateng Minta Restoran Social Kitcen Ditutup


BAKINUPDATE.COM, SEMARANG – Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Condro Kirono
meminta Restoran Social Kitchen, di Solo agar ditutup. Pihaknya sudah meminta
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo untuk menutup restoran yang sempat dirusak
pelaku sweeping tersebut.

“Agar imbang. Mereka menyalahi jam
operasional dan menjual miras,” kata Condro, di Semarang, seperti dilansi dari kompas, Jumat
(23/12/2016).
Hal itu disampaikan Condro terkait
adanya sweeping oleh ormas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) karena
tempat tersebut menjual minuman keras dan melanggar jam buka restoran yang
telah ditentukan. 
Kelompok tersebut melakukan aksi
pada Minggu (18/12/2016) dini hari. Mereka melakukan aksi sweeping
disertai dengan perusakan di Restoran Social Kitchen, Solo.
Puluhan orang itu datang mengendarai
sepeda motor dan langsung masuk, lalu melakukan perusakan barang dan memukuli
sejumlah pengunjung restoran.
Beberapa pengunjung restoran bahkan
sempat dibawa ke rumah sakit.
Namun, pihak LUIS membantah terlibat
perusakan barang dan penganiayaan. Humas LUIS Endro Sudarsono mengaku datang
dengan sejumlah anggota LUIS mengendarai mobil untuk memberikan surat
permintaan audiensi dengan manajemen restoran.
Polisi sendiri sudah menahan 8 orang
terkait aksi tersebut.
Kapolda menyatakan pihaknya berupaya
memisahkan LUIS dengan ormas Islam yang lain, terutama tokoh agama yang
tergabung dalam Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS). Kepada para tokoh DSKS,
sebut Condor, pihaknya menjelaskan kronologi mengapa polisi menangkap para
pelaku sweeping.
“Mereka seolah pahlawan memberantas
kemaksiatan. Kita sampaikan faktanya dia sweeping, tidak saja merusak,
tapi (sudah) menganiaya,” kata dia,

Tinggalkan Komentar

Pics-Art-04-19-11-10-23