Oleh: Tengku Nusmir Murphi, SH
BAKINUPDATE.COMOM – Penerapan penutupan jalan tertentu di beberapa daerah membentuk komunal baru. Ha rapan akan mengurangi eskalasi kendaraan justru kendaraan mencari jalan alternatip utamanya jalan warga, dampaknya warga setempat lingkungannya terasa tidak nyaman dirasakan.
Mencari alternatip dan stresing untuk memudahkan mengontrol mengawasi kesehatan pengguna kendaraan apakah dalam tidak sehat atau sebaliknya diwajibkan menunjukan VCR atau Vaksin.
Gambaran di atas menunjukkan bahwa penerapan penutupan jalan sesungguhnya tidak mencapai harapan secara totalitas terbebas pandemi.
Ketaatan berbelok, mencari jalan alternatip tanpak cek poin, tidak menjamin kebebasan atau wilayah itu steril dari pandemi.
Kecenderungan yang terjadi adalah pembuangam sampah dari kendaraan pribadi seperti membuang tisue bekas, meludah, merupakan kecendrungan terbentuknya Virus di jalan alternatip.
Sisi lain bentuk pemblokiran jalan setengah hati, menggambarkan ketegasan, kepastian prosudure Prokes dengan menggunakan penerapan Fisik, merupakan kegamangan bentuk setengah hati atas kesohehanya bisa menekan tingginya fandemi covid.
Oleh sebab itu saya lebih setuju dihapus pemblokiran di ganti dengan Razia secara intens atau dengan menerapkan Tri in one dalam menekan penularan covid atau sejenisnya.