Gaya Rambut Sang Wakil Walikota Palu Yang Dianggap Nyeleneh

Bakinupdate.com - Januari 23, 2018
Gaya Rambut Sang Wakil Walikota Palu Yang Dianggap Nyeleneh



BAKINUPDATE.COM,- Sigit Purnomo Syamsuddin Said alias Pasha Ungu yang menjabat Wakil Walikota Palu, kembali menjadi pembicaraan para netizen sehubungan dengan gaya rambutnya yang dianggap tak beretika, nyeleneh di luar kebiasaan.


Perbincangan hangat mengenai Sigit Purnomo, setelah ia tampil di acara Tompi n Glenn pada Hari Minggu, 21/01/2018 di www.narasi.tv.


Banyak warga net yang mengkritisi gaya penampilan rambut dari Sang Wakil Walikota Palu tersebut dengan gaya rambut yang tidak biasa pada umumnya sebagaimana seorang ASN (Aparatur Sipil Negara).


Tampil dengan pakaian seragam dinas bupati dan gaya rambut yang diikat ke belakang. Warga net beranggapan bahwa gaya rambut itu kurang pas unuk seorang Aparatur Sipil Negara, apalagi Sigit Purnomo adalah seorang pejabat publik.


Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Palu tersebut memberikan klarifikasinya yang diunngah dalam akun instagram @matanajwa, Hari Senin, 22/01/18.




Berikut adalah klarifikasinya:
“Terima kasih atas perhatian saudara-saudaraku, rekan-rekan, masyarakat di seluruh Indonesia terkait  rambut saya yang terlihat dan dianggap nyeleneh serta kurang tepat sebagai kepala daerah dalam acara Tompi n Glenn.. Prinsipnya saya sangat menerima masukan dan kritik yang ditujukan kepada saya. 


Namun tanpa bermaksud membela diri atau melakukan pembenaran secara subyektif, perlu saya informasikan bahwa yang mengikat saya dalam pelaksanaan tugas jabatan selaku kepala daerah ada dua hal: (1) aturan (2) etika.
Secara aturan, tidak ada poin-poin tertentu yang mengatur tentang bagaimana tatanan rambut seorang kepala daerah
Secara etika, saya tidak merasa melanggar etika karena saya merasa tampil dengan rapi.Walaupun memang kondisinya rambut saya ikat, itupun tujuannya agar terlihat rapi karena rambut saya agak sedikit panjang.
Nah, dalam kegiatan acara Tompi & Glenn tersebut, tagline atau judulnya adalah musisi yang menjadi pejabat/ kepala daerah, sebenarnya kesan itu (ikat rambut) yang secara pribadi sengaja saya tampilkan agar terlihat rapi (kalau tidak diikat akan terlihat berantakan dan kurang sopan) dan tetap berusaha menjaga etika tanpa bermaksud pamer atau terkesan nyeleneh dari penampilan saya pada saat wawancara dengan sahabat saya Tompi&Glenn.
Dalam acara tersebut, saya ingin menyampaikan bahwa musisi/anak band juga bisa berkontribusi serta terjun langsung ke dunia politik dan menjabat dengan tujuan membangun bangsa lewat pengabdian di daerah masing-masing.
Sekali lagi tidak ada maksud untuk memberi kesan kurang sopan dan nyeleneh.Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya yang sudah memberikan komentar.
Salah hormat
Sigit Purnomo Said/ Pasha-Wakil Wali Kota Palu”






Red: AMF

Tinggalkan Komentar

Pics-Art-04-19-11-10-23