 |
| Photo Simulasi Karyawan |
BAKINUPDATE.COM – Pilih mana, Punya pekerjaan tapi stres atau
hidup menganggur tanpa pekerjaan tapi sehat?. Jika harus memilih, banyak orang
mungkin tidak akan memilih keduanya. Tapi hal itu justru berbeda dengan hasil
riset yang dilakukan peneliti dari Manchester University di Inggris.
Riset yang dipublikasikan dalam International Journal of Epidemiology
tersebut menyebut, menjadi pengangguran adalah alternatif yang lebih baik
ketimbang menerima pekerjaan yang memicu stres, atau bayarannya tak seberapa.
Ini karena adanya fakta jika banyak orang yang justru mengalami
permasalahan kesehatan saat harus bekerja dengan kualitas kurang baik.
“Sama halnya dengan pekerjaan yang baik akan berdampak baik bagi
kesehatan, pekerjaan yang buruk juga bisa berdampak buruk bagi
kesehatan,” kata Prof Tarani Chandola yang memimpin penelitian tersebut,
seperti dilansir dari Dailymail, Senin (11/9/2017).
Bekerja dan mencari uang memang sudah menjadi prioritas hidup orang banyak.
Tapi hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa kualitas pekerjaan
memegang peran penting dalam kesehatan dan kesejahteraan seseorang secara
keseluruhan.
Apabila bekerja dalam lingkungan yang tidak kondusif, seorang pekerja bisa
memiliki tekanan darah dan kolesterol yang lebih tinggi. Alhasil, risiko
mengalami stroke dan tekanan jantung pun jauh lebih besar.
Hasil pengamatan menunjukkan, perubahan status dari menganggur menjadi
punya pekerjaan tetapi tidak berkualitas, berdampak pada berbagai indikator
kesehatan. Termasuk di antaranya adalah kadar gula darah dan kolesterol yang
memburuk.
Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menganalisis 1.116 orang berusia
35-75 tahun yang menganggur pada 2009-2010. Para partisipan diamati hingga 2
tahun kemudian, sambil diukur beberapa indikator kesehatannya. Di antaranya
meliputi tes darah.
Redaktur : Musthopa