Polisi Klaim Tembak Pelaku Teror Bom Bandung Hingga Tewas Sudah Sesuai SOP

Bakinupdate.com - Februari 28, 2017
Polisi Klaim Tembak Pelaku Teror Bom Bandung Hingga Tewas Sudah Sesuai SOP

BAKINUPDATE.COM, JAKARTA – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, sebenarnya polisi ingin menangkap pelaku teror bom di Bandung, Yayat Cahdiyat, dalam kondisi hidup. Namun, polisi terpaksa melumpuhkannya karena ada Yayat melawan Densus 88.
Seperti yang dilansir kompas.com “Tersangka ini sudah diimbau menyerahkan diri. Bahkan kita sudah dibantu pegawai kelurahan,” ujar Boy di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (28/2/2017).
Boy mengatakan, petugas perlindungan masyarakat juga telah membantu bernegosiasi dengan pelaku. Namun, pelaku dianggap memiliki tingkat bahaya yang tinggi. Apalagi, ia membawa senjata.
Dikhawatirkan, ada masyarakat yang menjadi korban atau disandera karena pelaku bersikeras enggan menyerahkan diri.
“Bisa saja melakukan aksi kekerasan tanpa kontrol dengan senjata tajam, dengan senjata api,” kata Boy.
Boy meyakini apa yang dilakukan polisi sudah sesuai prosedur. Dalam SOP kepolisian, diperbolehkan melakukan tindakan paksa jika pelaku terus melawan dan mengancam keselamatan banyak orang.
“Kita sudah memberikan kesempatan untuk menyerahkan diri,” kata Boy.
Sebelumnya, petugas keamanan dan ketertiban Kecamatan Cicendo, Andri, sempat berbicara dengan pelaku. Ia menanyakan kepada pelaku apa yang dilakukannya. Di jaket pelaku, terlihat seutas kabel yang melingkar.
“Saya enggak ada urusan sama Anda, tolong keluarin Densus,” ucap Andri menirukan percakapan pelaku.
“Terus maksudnya ngeluarin Densus apa kang?” tanya Andri kembali.
“Keluarin tahanan-tahanan yang ada di penjara. Pulang, pulang kamu’,” ucap Andri kembali mengulang percakapannya dengan pelaku.
Sesaat setelah berbincang, salah seorang anggota polisi datang ke lantai dua. Namun, pelaku mengamuk dan melempar orang yang datang dengan kursi. Pelaku sempat membakar sesuatu di lantai dua.
Untungnya, mobil pemadam langsung menyiramkan air sehingga lantai dua penuh dengan asap. Akhirnya, polisi terpaksa menembak Yayat di bagian dada yang membuatnya tersungkur.
Ia pun dibawa ke RS Sartika Asih dalam kondisi kritis. Namun, dalam perjalanan, Yayat meninggal dunia.

Reporter : Red

Tinggalkan Komentar

Pics-Art-04-19-11-10-23