Bakinupdate.com – Ribuan tentara Myanmar, atau dikenal dengan nama
Tatmadaw, menyerbu Rakhine State yang berlokasi di selatan negara
tersebut. Wilayah permukiman etnis Rohingya merupakan tujuan utama,
mulai dari pembakaran, penyiksaan bahkan pemerkosaan.
Tindakan
tersebut menimbulkan amarah dunia. Banyak yang meminta agar medali
perdamaian yang diterima pemimpin pro-demokrasi Myanmar, Aung Syu Kyii
dicabut karena tidak menghentikan tindakan keji balatentaranya.
Dalam
sepekan terakhir, serangan itu telah menghanguskan lebih dari 1.250
rumah warga muslim di lima desa. 30.000 Penduduk Rohingya terpaksa
mengungsi akibat kerap mendapatkan kekerasan dari militer Myanmar. Dalam
dua hari terakhir, puluhan orang tewas karena serangan dari helikopter
tempur militer.
Menurut laporan media pemerintah pasukan keamanan
telah menewaskan hampir 70 orang dan menangkap lebih dari 400 orang
sejak masa pengepungan enam pekan lalu. Namun menurut aktivis, jumlah
itu bisa jauh lebih tinggi lagi.
Berikut jenderal-jenderal yang bertanggung jawab dalam operasi militer berdarah tersebut:
https://www.merdeka.com/dunia/ini-jenderal-myanmar-di-balik-penyerangan-atas-rohingya.html