
Bakinupdate.com, – Masyarakat Yogyakarta diimbau untuk mewaspadai
hujan lebat yang disertai angin kencang hingga akhir November mendatang.
Hal ini sebagaimana disampaikan pihak Badan Meteorologi, Klimatologi,
dan Geofisika (BMKG) melalui Koordinator Operasional Pos Klimatologi
BMKG Yogyakarta, Joko Budiono.
“Untuk cuaca ekstrim berupa hujan
lebat disertai angin kencang dan petir hingga akhir November masih
berpotensi muncul. Untuk itu masyarakat diminta supaya waspada,” jelas
Joko kepada merdeka.com, Selasa (22/11).
Joko menerangkan bahwa
masyarakat untuk mewaspadai dan mengetahui tanda-tanda terjadinya hujan
lebat disertai kilat, petir dan angin kencang. Adapun beberapa indikasi
di antaranya satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari
terasa panas dan gerah.
“Udara terasa panas karena radiasi
matahari cukup kuat sehingga ada perbedaan suhu sekitar pukul 10 pagi.
Hal ini disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi ditunjukkan oleh
nilai kelembaban udara di lapisan 700 mb (> 60%),” jelas Joko.
Selain
itu, sekitar pukul 10.00 pagi terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih
berlapis-lapis), di antara awan tersebut ada satu jenis awan yang
mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu-abu menjulang tinggi
seperti bunga kol.
“Awan tersebut akan berubah warna menjadi abu-abu/hitam, nah awan ini dikenal dengan awan CB (Cumulonimbus),” katanya.
Joko
melanjutkan bahwa jika 1-3 hari berturutturut tidak ada hujan pada
musim transisi/pancaroba/penghujan, maka ada indikasi potensi hujan
lebat yang pertama kali turun diikuti angin kencang baik yang masuk
dalam kategori puting beliung maupun yang tidak.
“Dari ciri-ciri itu masyarakat supaya mengetahui sehingga bisa waspada,” pungkas Joko.
https://www.merdeka.com/peristiwa/hingga-akhir-november-yogyakarta-potensi-hujan-lebat-disertai-angin.html