LANTAMAL IV KEMBALI MENGAMANKAN TARGET OPERASI KAPAL PENYELUNDUP BARANG ILLEGAL DARI LUAR NEGERI

Bakinupdate.com - Februari 14, 2017
LANTAMAL IV KEMBALI MENGAMANKAN TARGET OPERASI KAPAL PENYELUNDUP BARANG ILLEGAL DARI LUAR NEGERI

BAKINUPDATE.COM, KEPRI, Tanjungpinang – Tim
WesternFleetQuickResponse (WFQR) Lantamal IV dari unsur KAL Anakonda II-4-61,
berhasil mengamankan KM. Putra Punggur yang menjadi target operasi tim WFQR
Lantamal IV karena diduga menyelundupkan barang illegal dari luar negeri di
perairan Batam, Minggu (12/02).

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan, S.E.
mengatakan KM. Putra Punggur jenis kapal cargo kayu GT 33 menjadi salah satu
target operasi dari tim WFQR Lantamal IV dinakhodai oleh “M” dengan 6 orang
ABK, menurut keterangan nakhoda pemilik kapal adalah “Y”. Saat diamankan oleh
tim WFQR Lantamal IV, kapal berlayar dari pelabuhan Punggur Batam dengan tujuan
Tanjung Batu Karimun bermuatan alat-alat bangunan dan bahan rumah tangga tanpa
dilengkapi dokumen yang sah.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, pelanggaran yang
dilakukan diantaranya kapal berlayar tidak dilengkapi dengan Surat
Pemberitahuan Berlayar (SPB), tidak ada Sijil dan tidak memiliki dokumen
tentang manifest muatan kapal,” ungkap Danlantamal IV.

Lebih lanjut Laksma TNI S. Irawan menjelaskan modus yang
digunakan oleh para pelaku adalah barang-barang illegal yang diduga kuat
berasal dari Singapura/Malaysia, masuk ke wilayah hukum Indonesia dimasukkan
lewat kontainer dibawa oleh kapal-kapal besar secara illegal, barang-barang
tersebut dikumpulkan disuatu tempat di Batam selanjutnya di angkut ke berbagai
wilayah tujuan dengan menggunakan kapal-kapal dengan tonase yang lebih kecil.

“Para pelaku sengaja melakukan aksinya pada saat hari libur
guna memanfaatkan kelengahan petugas. Saat dilakukan penyergapan terhadap
target, kondisi cuaca cukup buruk dimana gelombang laut cukup tinggi dengan
arus yang sangat kuat disertai hujan lebat dan tiupan angin yang cukup
kencang,” jelas Laksma TNI S. Irawan.

“Penangkapan KM. Putra Punggur hanya berselang dua hari dari
proses penangkapan kapal KM. Salwa Ivana-1 oleh Unit-1 Jatanrasla WFQR Lantamal
IV. Dengan masih adanya aksi penyelundupan, oleh karena itu tim WFQR Lantamal
IV telah memetakan  titik-titik kerawanan
sehingga tim dapat bergerak disaat yang tepat,” ujar Danlantamal IV.

Laksma TNI S. Irawan menghimbau kepada para pelaku
penyelundupan agar berhenti melakukan kegiatan ilegal yang nyata-nyata
merugikan negara seperti ini, percuma saja mencari celah untuk menghindari
pantauan petugas, para pelaku pasti tertangkap karena kita semua aparat
keamanan di laut terus bekerja sama untuk memberantas kegiatan illegal ini.

“Keberhasilan dan sepak terjang tim WFQR Lantamal IV
dalam upayanya memberantas tindak kriminal dan penyelundupan telah diakui oleh
dunia internasional, namun seiring dengan banyaknya pelaku kejahatan yang
berhasil diringkus oleh tim WFQR Lantamal IV dan adanya pihak tertentu yang
merasa kepentingannya terganggu sehingga mereka menebar teror dan ancaman
terhadap petugas. Hal tersebut tidak akan pernah menyurutkan langkah tim WFQR
untuk terus bekerja memberantas tindak kejahatan di perairan Kepri, karena hal
itu semata-mata sebagai wujud loyalitas dan tuntutan tugas yang harus
ditegakkan sekaligus resiko dari upaya penegakan hukum,” pungkas mantan
Komandan Satuan Komando Pasukan Katak.

Mengakhiri keterangan pers kepada awak media di dermaga Yos
SudarsoLantamal IV, Danlantamal IV mengatakan saat ini kapal beserta seluruh
ABK dan muatan dibawah pengawalan tim WFQR Lantamal IV dibawa menuju dermaga
Yos Sudarso Mako Lantamal IV Tanjungpinang guna penyelidikan dan proses hukum
lebih lanjut.



Reporter : Andre & Hanafi
Editor : Dwi Heri Yana

Tinggalkan Komentar

Pics-Art-04-19-11-10-23