BAKINUPDATE.COM – Kab. Bandung – Mengetahui adanya dugaan pencurian pipa besi milik masyarakat Desa Cinangela, Kec. Pacet, tokoh masyarakat MS membuat laporan pengaduan ke Polsek Pacet, pada Senin, 6 Januari 2022.
Dalam keterangan tertulis surat laporan pengaduan tersebut, MS selaku tokoh masyarakat melaporkan 3 orang yang diduga pelaku pencurian, diantaranya S, D dan U. Ketiga orang tersebut merupakan warga masyarakat Kp. Pasir Muncang, Desa Cinangela, Kec. pacet, Kab. Bandung.

“Pipa besi sebelumnya digunakan untuk menyalurkan air bersih satu Desa Cinangela, namun diketahui telah diambil atau dicopot dari letak awalnya dan ada beberapa pipa yang telah dijual oleh ke tiga orang tersebut. Dan akibatnya saluran air yang menuju ke Kp. Cinagela, Kp. Legok Kaso, dan Kp. Nangre menjadi terhambat. saya mohon terhadap pelaku tersebut, diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.” pungkas MS dalam keterangan tertulis surat laporan pengaduan tersebut.
MS yang didampingi Ormas Maggala Garuda Putih (MGP), saat dikonfirmasi mengatakan, “Pipa besi tersebut merupakan bantuan luar negeri dari 3 negara, dan sudah ada sejak tahun 1981.”ucapnya
Kanit Reskrim Polsek Pacet Hudraeni saat konfirmasi (Senin, 26 Januari 2022). Hari ini masih tahap pemanggilan saksi, kita masih proses penyidikan status kepemilihan pipa besi tersebut. Dan dalam minggu ini kita pemanggilan terlapor.
Kadus 1 Desa Cinangela Anang, membenarkan akan adanya pencurian pipa air sebelumnya. Namun pelaku bukan orang-orang (pengurus) yang dilaporkan tersebut.” Pada awalnya ada beberapa laporan warga kepada pengurus bahwa pipa besi hilang. Diduga dicuri oleh orang tidak dikenal. Dan atas dasar laporan warga pengurus melaporkan kembali kepada Kepala Desa. Dan Kepala Desa Cinangela memerintahkan 3 pengurus tersebut untuk mengamankan. Karena sudah tidak dipakai dan daripada habis dicuri, pengurus atas perintah Kepala Desa mengamankan dengan cara memotong serta mengumpulkannya. Dan terkumpulah 20 potong, yang 7 potong dikarenakan kondisinya sudah tidak layak, maka dijual oleh pengurus atas sepengetahuan Kepala Desa. Dan sisanya 13 potong rencana mau dipakai lagi.”Papar Anang.
“Adapun hasil penjualan pipa besi tersebut, lanjut Anang, untuk konsumsi yang kerja, makan minum.”tambahnya.
Menggali informasi lebih dalam, media mencoba mengkonfirmasi langsung ke Kepala Desa Cinangela, namun sayangnya sedang tidak ada ditempat. Dan media belum berhasil mendapatkan nomber hp yang bisa dihubungi. (DHY)