BANDUNG, BAKINUPDATE.COM, –
Di tengah hiruk pikuk dan dinamika kemajuan era digital yang sangat pesat saat ini, kesetaraan dan persamaan hak antara perempuan dan laki-laki bukan lagi menjadi fokus atau isu utama yang harus disuarakan. Karena, hampir di semua bidang kehidupan, eksistensi kaum perempuan semakin kuat dan menonjol, bahkan melebihi kaum pria.
Semakin banyak wanita-wanita hebat yang mengukir prestasi dan reputasi di berbagai bidang.
Sosok-sosok perempuan hebat yang sudah membuktikan diri sukses dengan berbagai pencapaian dan prestasi dalam bidang karir dan usahannya masing-masing. Lebih dari itu, kiprah dan sepak terjang mereka sangat menginspirasi kaum perempuan Indonesia di mana pun berada, terutama dalam menghadapi dan melewati saat-saat sulit yang diakibatkan oleh pandemi saat ini.
Apa saja yang sudah dilakukan para perempuan hebat ini, dan apa saja prestasi dan reputasi yang sudah diraihnya, apa saja ide-ide dan terobosan cerdas yang menjadikan mereka bisa eksis dan berkembang di tengah krisis.. menjadi fokus utama dalam tulisan profil tentang mereka.
Kali ini kita berbincang-bincang dengan Ibu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung DR.Rini Ayu Susanti,SE.,M.Pd

Beberapa pertanyaan berikut sebagai guidance:
1. Ceritakan perjalan karir dan usaha Anda dari awal hingga mencapai level yang sekarang.
” Perjalanan karir saya mengawali setelah lulus kuliah jenjang sarjana tahun 2000 di Universitas Islam Bandung, diawali dengan mengajar sebagai guru di salah satu sekolah di Kota Bandung tepatnya di SMA Pasundan.
Selanjutnya melanjutkan studi ke jenjang Pasca Sarjana menempuh Pendidikan Magister tahun 2004 di Universitas Pendidikan Indonesia lulus tahun 2006,
Tahun 2005 mulai berkarir mengajar sebagai Dosen di Perguruan Tinggi Swasta di Kota Bandung . Tahun 2008 mengajar di Universitas Pasundan sampai tahun 2012. Tahun 2006 melanjutkan studi ke jenjang Doktor (S3) di Universitas Pendidikan Indonesia lulus tahun 2012.
Karir di Perguruan Tinggi dimulai tahun 2008-2011 menjabat sebagai Ketua prodi pada Universitas Bale Bandung. Tahun 2012-2014 menjabat sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) pada Universitas Bale Bandung.
Tahun2014-2019 menjabat sebagai Wakil ReKtor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni. Tahun 2019 mendapat Amanah sebagai Wakil Rakyat pada DPRD Kota Bandung periode 2019-2024 dari Fraksi Demokrat.
2. Dalam menghadapi masa pandemi setahun ini, apa saja suka duka, tantangan dan rintangan, yang paling berat dirasakan, baik dalam karir, keluarga, dan bisnis?
Suka duka nya dalam menghadapi masa pademi setahun ini yang dirasakan sangat berat artinya dalam melakukan segala aktifitas baik itu aktifitas kedinasan (karir), keluarga dan bisnis terkendala.
Namun, dalam mengatasi kendala tersebut selama pademi itu dibantu dengan alat teknologi informasi yakni menggunakan daring . Dengan daring ini aktifitas tetap dilakukan walaupun tanpa bertatap muka.
Sukanya tentu mengurangi aktifitas bertemu dengan rekan kerja atau pun rekan bisnis, memudahkan komunikasi dan mencegah penyebaran virus covid.
Disamping itu, dukanya manakala jaringan terkendala sehingga informasi dan komunikasi terkendala. Selanjutnya terbatas aktifitas bertemu dengan masayarakat secara langsung.
Tantangandan rintangan yang dihadapi selama pademi covid 19 yakni semakin meluas dan menyebaran wabah virus di berbagai tempat , menyebabkan kehawatiran yang tinggi dalam menghindari terpapar virus covid baik di keluarga maupun ditempat kerja.
3. Apa kiat dan cara Anda bisa mengatasi segala rintangan dan tantangan? Termasuk ide-ide dan terobosan yang Anda lakukan? Tolong ceritakan dengan singkat.
Kiat dalam mengatasi rintangan dan tantangan pada masa pademi yang dilakukan yakni selalu menerapkan protokol Kesehatan (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan), selanjutnya selepas aktifitas diluar rumah selalu membersihkan diri sebelum bertemu dengan keluarga.
Mencukupi asupan makanan yang sehat, istirahat yang cukup dan selalu mendekatkan diri kepada sang pencipta (Allah SWT) dan selalu bahagia. Ide dan terobosan yang saya lakukan yakni gagasan (ide) untuk mendorong membentuk gugus tugas di tingkat rukun tetangga, rukun warga secara sukarela dalam rangka membatasi sebaran pademi covid 19.
Kemudian melakukan edukasi (sosialisasi) kepada masyarakat secara terus menerus dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan prokes (protokol kesehatan) 3M dalam setiap aktifitas diluar rumah. Selanjutnya membuka aspirasi masyarakat secara daring terkait aspirasi dan informasi permasalahan yang ditemukan.

4. Apa saja hasil, prestasi, dan reputasi yang paling membanggakan, yang sudah Anda raih? Termasuk sukses tetap eksis dan melewati masa krisis pandemi? Ceritakan dengan singkat…
Hasil , prestasi dan reputasi yang membanggakan dalam karir saya, yakni sebagai Wakil Rakyat di daerah pemilihan dapil 5 di Kota Bandung.
Adapun reputasinya selalu menjaga nilai nilai luhur sesuai dengan norma yang berlaku dimasyarakat. Kesuksesan dan eksis dalam karir yakni dapat menginformasikan dan mengkomunikasi segala aktifitas melalui sarana teknologi informasi dengan media sosial.
5. Sebagai perempuan, bagaimana seharusnya bersikap dan berjuang di masa sekarang agar perempuan semakin berperan, mandiri, sejahtera, dan diperhitungkan dalam berbagai sektor kehidupan?
Peran perempuan di era milenial sesuai dengan pokok- pokok pikiran Kartini yakni pertama memerangi kebodohan, artinya perempuan harus menempuh Pendidikan baik Pendidikan formal maupun pendiidkan non formal.
Tujuannya untuk meningkatkan wawasan dan memiliki keterampilan. Kedua memerangi kemiskinan , artinya perempuan harus dapat berkontribusi secara sosial dan ekonomi.
Ketiga memerangi ketidakadilan pada perempuan yakni menentang perjodohan paksa, pingitan . Dengan demikian realitas di era milenial ini perempuan bersekolah dan berpendidikan, perempuan berkontribusi secara sosial dan ekonomi dan ketidakadilan pada perempuan, kesetaraan peran perempuan dan laki laki.
Seperti kutipan pemikiran kartini “ Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidupmu! Kehidupan yang sebenarnya kejam”.
Artinya perempuan teruslah memiliki cita-cita dan harapan selama selama hayat dikandung badan.
6. Bagaimana Anda melihat peran perempuan yang multi-tasking, yang harus bisa menjaga harmoni antara pekerjaan sebagai ibu dan istri, sebagai wanita bekerja, dan wanita entrepreneur?
Peran perempuan sejatinya tidak hanya membangun diri dan keluarganya , tetapi juga membangun masyarakat dan negara. Negara akan kuat jika ada perempuan kuat didalamnya.
Oleh karena itu tidak ada kata lain selain perempuan diberi peluang seluas luasnya untuk terlibat dalam pembangunan masyarakat, ekonomi dan negara.
Peranperempuan disektor pemerintahan saat ini sangat kurang. Hal ini berdasarkan data bahwa angka keterlibatkan perempuan ada dikisaran dibawah 30 persen. Padahal konsitusi sudah mengamanhkan keterlibatan perempuan 30 persen di pemerintahan, tentu seperti mensia-siakan peluang perempuan untuk membuat perubahan disektor pemerintahan.
Hal ini yang mendorong saya untuk ikut mengisi peluang keterlibatan perempuan disektor pemerintahan. Mengevalusi diri dan bertransformasi, menumbuhkan sikap melaukan perubahan dan meningkatkan kapasitas diri.
Dengan mengucapkan syukur alhamdulilah terpilih menjadi wakil rakyat di daerah pemilihan di Kota Bandung periode 2019-2024 dan mewakili gender perempuan.
Menurut saya dalam mejaga harmoni antara pekerjaan sebagai ibu dan istri, sebagai wanita bekerja, dan wanita entrepreneur yakni selama perempuan biasa mengatur waktu dengan baik dan tetap menyadari kodratnya sebagai perempuan, menjaga komitmen maka harmoni itu akan terjaga dengan baik antara pekerjaan sebagai ibu , istri dalam keluarga juga sebagai wanita bekerja.
7. Sebagai perempuan tentu kebutuhan me time sangat perlu, bagaimana cara Anda agar bisa tetap tampil bugar, cantik, dan awet muda, termasuk perawatan kecantikan, olahraga, relaksasi (refreshing), hangout, dll..? Ceritakan dengan singkat.
Meskipun manusia merupakan makhluk social yang membutuhkan manusia lainnya untuk berinteraksi, namun ada masanya dimana seseoarang perlu mengahabiskan waktu sendiri. Karena waktu bersama diri sendiri pun tidak kalah penting.
Dengan melakukan “me-time’ tentu perlu mendengarkan pendapat siapapun, yang perlu dilakukan hanya mendengar kata hati dan keinginan sendiri. Yang dilakukan oleh saya dalam “me-time” yakni saya melakukan menghabiskan waktu sendirian menghilangkan beban pikiran dan bisa meluapkan apa yang selama ini tidak bisa dilakukan apabila saat Bersama orang lain.
Contohnya saya meningkatkan daya tahan tubuh yakni menyegarkan tubuh dan pikiran, berpergian dengan keluarga ke daerah pedesaan. Rasa jenuh, banyaknya informasi yang didapat dan konflik yang terjadi di kehidupan sehari-hari bisa menimbulkan pikiran dan menjadi mumet dan kusut.
Melakukan olah raga rutin disetiap hari sebelum aktifitas. Merawat diri ke salon untuk memanjakan tubuh dan mejaga Kesehatan tubuh.
Mengikutitausyiah atau pengajian dalam satu minggu satu kali. Senantiasa menyempatkan traveling dengan keluarga ke tempat tempat wisata serta menikmati makanan kuliner di daerah.
8. Apa rencana Anda ke depan?
Rencana ke depan yang ingin saya mimpikan memiliki Lembaga penyelenggara Pendidikan baik Pendidikan menengah atau pendidikan yang dikelola oleh keluarga atau Lembaga lainnya. Berharap bisa maju konstestasi di pemilihan calan anggota DPR RI atau menjadi pejabat publik daerah.
9. Dan, lain-lain yang ingin disampaikan…
Biodata
1. Nama lengkap : DR.Rini Ayu Susanti,SE.,M.Pd
2. Nama panggilan : Rini
3. Tempat/tanggal lahir : Bandung, 25 Oktober 1973
4. Pendidikan : Doktor
5. Pekerjaan : Anggota DPRD Kota Bandung
6. Kegiatan di luar pekerjaan : Aktifitas dalam Organisasi kemasyarakatan
7. Hobby : Membaca dan Traveling
8. Nama suami: HarjoniSidiq Atmaja,SE.,Ak.,M.M
Pekerjaan : BPKP (Badan Pengawas Keuangan Pembangunan Provinsi Jawa Barat.
9. Nama anak-anak dan jenjang pendidikan/pekerjaan :
Nama Jenjang Perguruan Tinggi
Banda Neira Mastura S1 (technic Architecture) Postdam Univecit Germany Bintan Dzulfikar Hakim S1 ( Technic Mechine) Achen Univercity-Germany Bali aisyah rasyid Sekolah Dasar SDIT Istiqomah Bandung. (Dans/adv)