BAKINUPDATE.COM | Jakarta – Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari memberikan sambutan hangat kepada jajaran Pengurus Perkumpulan eSPORT Domino Indonesia (eSDI) saat melakukan kunjungan resmi ke Kantor KOI di Menara FX Office Tower lantai 16–19, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momen bersejarah dan penuh kebahagiaan bagi Ketua Umum eSDI Irwanto Ibrahim alias Daeng Ibe Al-Makassari bersama jajaran pengurus. Dalam pertemuan itu, Daeng Ibe memaparkan maksud dan tujuan organisasi, sekaligus menjelaskan prospek domino sebagai cabang olahraga (cabor) yang berpotensi dipertandingkan secara nasional hingga internasional.
Ketua Umum eSDI menegaskan bahwa domino merupakan olahraga berbasis kecerdasan yang mengandalkan daya ingat, strategi, kekompakan, serta ketepatan pengambilan keputusan. Unsur tersebut menjadikan domino tidak hanya bersifat kompetitif, tetapi juga memiliki nilai seni dalam permainan.
Presiden KOI Raja Sapta Oktohari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesiapan eSDI yang dinilai telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Ia menyebutkan bahwa eSDI telah mengantongi izin resmi dari Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan Nomor PB.UMKU: 24072500024360000001 tertanggal 31 Juli 2025.
Selain itu, eSDI juga telah memenuhi tiga kriteria utama yang menjadi perhatian KOI, yakni penerapan sistem keamanan sesuai peraturan perundang-undangan, perlindungan data pribadi sesuai ketentuan hukum yang berlaku, serta pelaksanaan uji kelaikan sistem elektronik sebagaimana diatur dalam regulasi.
Dengan terpenuhinya seluruh persyaratan tersebut, Presiden KOI mendorong eSDI untuk terus mengembangkan pembinaan dan kompetisi secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Langkah tersebut dinilai telah selaras dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) eSDI serta sesuai dengan anjuran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Raja Sapta Oktohari juga menekankan pentingnya pembinaan atlet yang berkelanjutan dan profesional. Ia mengingatkan agar pembinaan dilakukan tanpa membebani atlet, baik secara materi maupun psikologis, sehingga dapat melahirkan atlet-atlet domino yang berprestasi dan berkarakter.
Terkait pelaksanaan pertandingan secara daring, Presiden KOI menegaskan bahwa eSDI telah berada pada jalur yang tepat dengan tetap mengacu pada tata cara dan regulasi yang disetujui KONI, sehingga tercipta sinergi antara kompetisi daring dan luring.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi penguat langkah eSDI dalam mengembangkan domino sebagai olahraga prestasi, sejalan dengan semangat Mars eSDI yang menegaskan bahwa domino bukan sekadar permainan biasa, melainkan ajang olahraga yang luar biasa.